"Kamu ni avoidant freeezing ya tipenya?"
Kalimat si ordal surga hari itu (beberapa bulan lalu) terngiang-ngiang lagi siang ini.
Gue tahu, dia ngomong dengan sangat hati-hati dan penuh perhatian. Pake ilmunya sebagai psikolog 3 ijazah.
Dia buka dengan kalimat, "Aku udah ngamatin kamu dari lama.."
Yang gue beruntung, dia gapernah maksa gue cerita. Dia tau, gak semua orang mudah dan diberkati punya kemampuan untuk ngutarain apa perasaaannya. Minimal berani nangis deh, sebuah momen langka di hidup gue.
I am a yapper, but for deep talk, it's kinda hard.
Sejujurnya, semua woa yang gue berikan ke orang lain, itu juga ditujukan untuk diri gue sendiri. Menghibur diri gue.
Salah satu cara gue menyayangi diri dan mau tetap melanjutkan hidup..
Gue yakin, biar pun gue lagi stuck, akan ada jalan keluar.
Gue berjanji gak akan gue biarkan diri gue tersesat terlalu lama.
Gak akan juga gue terlarut dalam trauma karena orang bangsat itu di masa lalu.
Gue gak akan kalah oleh keadaaan.
Gue janji, gue akan jadi best version gue setiap harinya.
0 comments:
Post a Comment