Saturday, 24 September 2016

Brad Pitt about His Wife ♥

 ~Secret of L♥ve~

My wife got sick. She was constantly nervous because of problems at work, personal life, her failures and problems with children. She has lost 30 pounds and weighted about 90 pounds in her 35 years. She got very skinny, and was constantly crying. She was not a happy woman. She had suffered from continuing headaches, heart pain and jammed nerves in her back and ribs. She did not sleep well, falling asleep only in the morning and got tired very quickly during the day. Our relationship was on the verge of break up. Her beauty was leaving her somewhere, she had bags under her eyes, she was poking her head, and stopped taking care of herself. She refused to shoot the films and rejected any role. I lost hope and thought that we’ll get divorced soon ... But then I decided to act on it. After all I’ve got the most beautiful woman on the earth. She is the ideal of more than half of men and women on earth, and I was the one allowed to fall asleep next to her and to hug her shoulders. I began to pepper her with flowers, kisses and complements. I surprised her and pleased every minute. I gave her lots of gifts and lived just for her. I spoke in public only about her. I incorporated all themes in her direction. I praised her in front of her own and our mutual friends. You won’t believe, but she has blossomed. She became even better than before. She gained weight, was no longer nervous and she loved me even more than ever. I had no clue that she CAN love that much.

And then I realized one thing: "The woman is the reflection of her man"

Brad Pitt

BDAAAYYY YAYYY

Good morning 24 September!

Masih nggabisa percaya kalau gue diberi jatah hidup sampai sekarang, dengan seseorang special yang sama, yg slalu di samping gue dari tahun ke tahun

Yayy.... this is my day!
Semalem sibuk merancang apa yang mau gue lakukan hari ini. yahp, gue putuskan tema ulang tahun gue kali ini adalah "ME AND MYSELF!". Tahun- tahun yang lalu gue selalu melewatkan tahun lahir gue dengan perasaan ga berminat semenjak ada suatu peristiwa besar ngebalikin rotasi kehidupan gue. but okelah, im tryin to deal with tha. temen dket gue jg bilang beberapa minggu lalu, udah seharusnya gue move on dari semuanya, fokus ke hal lain yang bikin gue lebih berbahagia. So, menurut gue cukup adil juga untuk telah menghukum diri selama beberapa tahun terakhir. Gue gabisa ngejamin juga apa 'penyakit lama' ini bakal balik lagi ato nggak. Tapi temen gue janji bakal terus bantuin gue ngelewatin semuanya.

Oke talkin about myDay today. Jadi plan gue hari ini adalah makan makanan kesukaan gue and no worry about the calories. Yes ini penting bgt. Sebetulnya gue bukan berniat untuk diet atau apa, tapi semenjak maag gue berubah level jadi kronis, otomatis gue harus lebih hati-hati terhadap asupan yang masuk. but yeah, bonusnya fcourse badan gue jadi lebih ramping wkwkwkk... Oke then, gue juga masih bimbang memutuskan antara nonton film di bioskop, iseng jalan ke mall, atau ke toko buku buat beli buku lagi.

Bulan ini gue lumayan bokek karena mampus beli 3 buku secara hampir bersamaan. Buku itu semacam trilogy yang genrenya fantasy. Gue beli karena mengobati kesedihan gue tentang Harpot yang udah tamat. which is yang tadinya seri ke satu gue prediksi bakal habis sebulan (karena kesibukan yg membuat gue mampus sampai ke akar-akarnya) menjadi cuma 4 hari aja! Gue udah berusaha men-diet-kan kantong gue sebelum menjelang jebol tanggal tua. Tapi karena udah ga kuat nahan hasrat buat baca seri selanjutnya, gue merem aja begitu balik ke toko buku dan beli 2 seri selanjutnya sekaligus.... Dan fix banget gue lahap dua buku terakhir hanya dengan waktu 3 hari aja -__- 
#kalo lo nanya emang segitu kurang kerjaannya gue, gue juga heran kenapa di tengah hecticnya waktu, gue rakus ngelahap itu semua.

Emang bener kalo sesuatu yang berlebihan itu nggak baik (kecuali duit, gue gak nolak). Walhasil, dengan ketamakkan gue terhadap trilogy novel fantasy tersebut, gue minggu ini gada bacaan buat sekadar nge-refresh otak Tadinya gue udah sempet kalap mau beli buku lagi sampai ketika pas gue iseng nyari novel di rak perpus fakultas, gue nemu novel Sherlock Holmes yang edisi spesial dan nyaris gue beli pas di Gramed!!! Waaaa Waaaa Waaaa... gue sorak soraiii begitu ngeliat buku ini. Pertama fcorse krn gue selamat dari dompet yang gantung diri, kedua oh MY IT'S SHERLOCK HOLMES!!! Gue pikir awalnya kasus-kasus di buku ini udah gue baca di novel seri mini sebelumnya, tapi ternyata kasusnya beda. Jadi, aktifitas pertama gue hari ini adalah baca buku itu di meja belajar....

Oke, back to topic. Rencana gue, jam abis juhur gue udah cuss pergi menikmati kesendirian gue. Tadinya sih gue pengen pake bis Trans aja kemana mana. Biar kalo hujan juga gue aman. Tapi setelah gue pertimbangkan lagi, repot juga kalo akhirnya gue berubah tujuan tp shelter nya ngga support. Yaudah lah, gue pake aja kingkong putih.

Gue masih bingung juga pengen makan apa buat ngerayain hidup baru gue. Tadinya gue kepikiran makan yamie atau ke Cinema Bakery cobain cheesecake nya. Smalem gue surfing di intenet, nemuin recommended cafe yang sekiranya juga pas di kantong. Tapi gue belum ada yg sreg sih. Kalo ke Gramed ato Togamas, gue sebenernya udah niatin beli trilogy lagi. Kemaren ada yg gue mupeng banget cuma lupa judulnya. Actually, sebenernya gue juga pengen nonton Train To Busan. Gue udah bayangin gimana asiknya gue nonton sendirian, makan cheese popcorn yang dari dulu gue pengen banget beli karena wanginya sukses bikin gue pilek (sumpah gada hubungannya), trus begitu filmnya selesai, gue bebas mau pergi kemana semau gue.. AAAA!!! Betapa hidup menyenangkan..

Oke udah jam 10, gue kira cukup sekian dulu dari gue. Thankyou Dugongers terus setia baca gue..

Salam bahagia,


Wednesday, 21 September 2016

September


Hujan baru di Bulan September
Mengucapkan selamat datang pada hari dekat kelahiranku
Bau tanah kesukaanku di Bulan September
Menggantikan aroma Lavender yang membuatku terbuai mimpi

Segalanya tentang September....

Langkahku rupanya tak kunjung berhenti meskipun aku merasa lelah berkali-kali
Setiap September menjadi penanda siapa aku ini
Jodohku menanti lahirnya aku ke dunia
Ayah Ibu menyambut kunci surganya ke dunia
Temanku bersiap kembali menambah rekan di dunia

Hujan baru di Bulan September
Mengajakku bersenandung untuk waktu yang lalu

Di Bulan September manakah aku akan berhenti?

aku sekarang



Hai kamu!
Bagaimana kabarmu? tentu saja aku baik disini
Butuh waktu yang lama bagiku untuk mencerna setiap rencana Tuhan untukku
Tak semudah semudah mimpimu, memang
Aku harus selalu berlari lebih jauh dari kamu berjalan
Kadang aku mencacimu, bagaimana bisa semudah itu kau dapat mimpimu?
Aku benci mengakui aku masih saja mencintaimu meskipun aku benci kehidupanmu sekarang
Aku benci memutuskan untuk tetap menunggumu meskipun ingin rasanya pergi
Seperti daun terbang dibawa pasrah oleh angin
Tak lagi peduli bahkan bila dihempaskan di tepi kali

Aku  menunggu kamu menjemputku
Mungkin... jalanmu sekarang yang akan membawaku bahagia
Mungkin... Tuhan mau kaulah yang menarik ku dari gelap
Mungkin... aku hanya diijinkan sebatas ini
Mungkin... Tuhan tahu kamu bisa jadi membenci aku bila aku meniti langkah lebih pasti dari dirimu

Aku ingin bercerita padamu, tapi kamu sibuk
Aku sama sekali tidak mau menjadikanmu sampah pembuanganku
Yang aku mau hanyalah menangis di depanmu, entah menangis atas dasar apa itu
Kecewakah? marah terhadap diriku sendiri? Atau sekadar.. patah hati yang sangat rindu?

Aku mencintaimu... bolehkah aku terus menyebutnya begitu?



Monday, 8 August 2016

Perahu dan kita



Bayangan bertukar di ribuan lembar
Saat kamu menjadi aku dan aku menjadi kamu
Saling menyalahkan dan melupakan kenangan
Pada bayang rembulan, dikuatkan perlahan lahan
Tidak peduli kita berontak, lagi lagi disatukan
Siapa saja yang tahu kita ini
Merasa segalanya tenang tanpa batasnya
Air begitu jernih memantulkan langit begitu biru
Kaca berkilau sebegitu indahnya, siapa yang ingin tahu sejatinya mulai retak dari dalam?
Sia sia saja mendefinisikan luka, kamu dan aku hidup dalam dunia tanpa cela
Aku membentuk danau dan kamu mulai mengisinya
Begitu tenang tanpa tahu apa yang tersembunyi di dalam
Kemudian sesak dengan perahu perahu berwarna
Maaf kita, sesal kita, cerita untuk berusaha kembali semula
Kamu tahu kan? Danau kita berperahu
Kamu dan aku terlalu kuat mempertahankan semuanya
Tapi luka begitu luas, dengan upaya begitu sesak
Semakin luas danau, semakin sesak perahu
Aku dan kamu mencoba tidak lagi menggali danau baru
Aku dan kamu belajar membuat perahu
Harapan tidak lagi bertukar selalu kau panjatkan
Agar bayangan cukup menjadi satu
Kita saling menyalahkan siapa yang rela dileburkan
Ada pengorbanan
Ada hujan
Ada api
Ada air
Kamu perlu memilih mana yang paling banyak diciptakan
Aku perlu paham apa yang seharusnya dipadamkan
Aku dan kamu belajar membuat perahu

Friday, 29 April 2016

Gadis dugong berbicara cinta #tsahh

Helo balik lagi! Sori krn gue php bgt janji janji bakal rutin nge blog ternyata buaya wkakakak..
Yahp gue lg hectic busy bgt nih dgn sgala keterbatasan. Kesibukan kuliah dan organisasi sukses membuat mampus dan ambruk di waktu yg gatau kenapa slalu bersamaan. (Beruntung sudah kuliah dan organisasi tlah menemukan jodohnya) #baper -,-
Oke anyway krn gue udh bahas bapernya disini, gue lanjutin aje bapernya haha. Jadi kali ini gue mau bahas ttg lingkungan gue yg ternyata mulai menua diujung senja \0p0/
Setelah episode tmen SD gue yg married, trus di chat tmen gue yg malah sudah menjadi ibu, gue geli sendiri. Oh myyyy God!!! Yahpppp, gue telah memasuki usia dimana nikah bukan tabu lagi, udh boleh lumrah dsb. Jadi????? Gue semakin tua :'(
Tp gatau kenapa makin tua gue makin bingung. Kyknya sih dlu gue jaman alay yah sekitar smp-sma lah ya, lirik cowo ini ganteng.. liat cowo sana ganteng. Nah skrg gue kyk ga tertarik gtu dgn makhluk bernama cowo -,-
Gue gatau kenapa hal ini malah muncul di saat usia gue harusnya mulai nyari beginiian -_- gue geli ngliat tmen gue yg pada galau sedih krn cowo dsb. Tp manusiawi sih, kadang gue pengen jg disayangi. Cuma buat mulai ke situnya tuh kyk ngeri. Gue pernah blg ke partner in crime gue (rahasia weh :p ), "udah ya, klo ak g nemu nemu (cowo), aku nikah sama kamu aja." Wkwkwkwk..
Gue merasa cowo di kampus gue jg gada yg kece ato menarik hati. Tp asli ye, gue jg bkn terus pindah selera ke sesama gue -_- gue masih berteman ya berteman akrab kek biasanya. Salah satu tmen gue blg bahwasanya gue punya stock tmen cowo segudang smuaaaaa ditemenin aja gada nyantol haha..
Hmm gue gatau sih memahami sosok gue ttg cinta kyk gimana ya. Dlu pas jaman lebay (keganasan dinosaurus tumbang dicetak permen jeli, singa beralih profesi jadi keripik kentang), gue berpikir spertinya gue model org yg masih bisa bedain mana yg menarik mana yg biasa aja. Intinya ya gue mgkin pernah lah ya tertarik sama org gtu lho. Jd kalo dibaikin dkit mgkin bisa rada baper. Cuma gue dlu stuck di satu orang aja tetep #tsahh..
Nah gue baru menemukan deskripsi diri gue yg lain dr org skitar yg memandang gue A pdhal gue kira gue B. Mreka ngliat gue tipe org yg susah jatuh cinta mskipun bkn yg anti sama cowok. Namanya kampus, digombalin bkn hal luar biasa kan? Gue digombalin bbrapa tp mental aja kek bola basket. Lama kelamaan gue mikir, hmm bener jg ya tnyata sbenernya gue termasuk susah dan picky bgt. Buat masalah berteman aja meskipun gue kliatan siapa aja mau, sbenernya gue selektif utk deket sama orang. At least gue cuma nemu 1 orang yg beneran gue anggep sahabat yg istimewa bgt.
Tp beberapa waktu ini gue rada galau krn tnyata gue ada keinginan marry jg wakakak! Kek nya seru deh kalo udh nemu org yg elu mao marah ngakak gila sampe yg sok imut skalipun dia bakal ada buat kita. Mana byk kalimat romantis bertebaran smacam "jodoh itu tulang rusukmu dsb" gue jd kepo juga... duh tulang rusuk gue sekeren apaa yaa haha. Cuma sbenernya gue masih byk waktu pgen sendiri, mgkin kalo gue marry, hal gtuan jarang kali ya?
Dan dgn motif gue yg kurang meyakinkan, kyknya gue sbenernya blm perlu nikah cuma pengen doang wkwkwkk..
Kyknya sgini dlu aja deh gue ngetik. Sense of humor gue lg turun rating nih. Gue takut gue paksain nulis udh smakin garing, gue smakin baper juga -_-
Gue dugong.. babay lumba lumba dangdut

Sunday, 3 January 2016

Jemari satu

Suatu hari aku bertemu hujan
diantara jutaan titik yang membuatku basah aku terpaku
Melihat dua kepala berlindung di pinggir kota
Bajunya nampak kebasahan
Tangan yang satu meraih yang kedua, berusaha berbagi hangat yang tak seberapa..
Ia tersenyum senang, menggenggam keriput jemari satu semakin erat
Mata yang beradu pandang seakan bicara
" betapa beruntung aku hidup sampai tua denganmu.."
Bahagia itu yang beginikah?
Aku masih memperhatikan dari kejauhan
Di sudut lain aku kembali diam
Melihat dua tangan lain menjadi aktornya
Tidak lagi terpaut, kali ini terpisah tak seberapa jauh
Tapi keduanya tertawa di bawah rintik hujan
Berkejaran bergurau seolah dunia hanya dihuni batu bisu
Tangan dua terjatuh, tangan satu merengkuh
Bermain hujan seolah keasyikan yang terbesar
Suatu waktu ia berhenti
Memeluk tangan dua seolah berkata
" aku ingin selalu merasa muda saat bersamamu apapun waktunya.."
Mendefinisikan arti bahagia yang lain nya..
Aku menunduk
Menatap kedua jemariku yang kosong
Rindu sudah hatiku menanti jemari 'satu' ku
Mungkinkah dia sedekat ini atau sejauh itu?
Aku menutup mata memanjatkan surat kepada Tuhan
Berharap suatu saat aku pun digapai jemari 'satu' ku
Lalu cerita bahagia mana yang aku pilih diantara keduanya?
Aku dengan mantab menjawab,
"Aku ingin tetap muda bersama orang yang hidup sampai tua denganku.."

Thursday, 26 November 2015

Saat pilihan menjadi rintihan -_-

Hari ini emg gue gada kuliah, sengaja dibikin kosong. Tapi kerjaan gue buk, segunung fuji -_- mata gue sepet susah tidur krn gue flu berat. Tapi gue ada belom selese penelitian ilmiah yang meskipun dikerjain se grup, bikin lumayan overdosis juga. Belom gue nuntasin jobdesk dari aiesec. Prepare buat ujian korea, review bahasa inggris.. Wawawa gue sampe bingung mau belajar dr mana. Semua gue jajarin di kasur. Mana mana yg mao gue pilih buat dilumat duluan. Pada akhirnya gue yg g berdaya milih ke dapur buat sarapan :■
Berbicara ttg memilih, gue mau crita. Entah gue niat mau ngelucu ato curhat. Gue punya tmen dket yg biasa gue panggil idud. Ni org logat jawa timurnya kental bgt kek susu kaleng. Gue tinggal lama di jawa, tp ngomong sama dia kek ngomong sama org Portugal -_- gue beneran susah paham sama bahasa bahasa dia. Gelinya lagi, semua kalimat bakal ditambah "uuuuu' buat menunjukan sisi emosinya. Contoh nih, dia sebel sama org, dia bakal keras bgt ngomong
"ihh ak sueeebeel buuuuanget pup.. (dia manggil gue alipup -_-). Mosok tadi ada org nyaris nabrak aku. Hihh."
" heh. Kamu kok puuuuuelit buuuuanget to pup. Mbok jangan gitu to.."
Pokonya seemuaa dikasih uuuuu sama dia. Cuantik juelek buagus.. bahkan geje aja dibilang gueje -_-
Kadang dia jg suka masukin bahasa asing di sela sela kalimatnya cuma jadi geli bet kalo gue denger.
"Loh yo miyane (mianhae) to pup.."
"Yawes ya.. ak tak pulang dulu. Bay bay anyooonngg.."
*peace love and beken dud :V
Nah, dia ni suka bgt namanya membuat gue ikut dlm lubang kebimbangan dia. Idud ni sering kalo memutuskan sesuatu ngelibatkan gue jg. Gapapa sih, namanya jg tmen ye. Tapi nanti diakhir dia pasti ngomel krn kadang bahasa marketing gue beneran bkin dia terhipnotis. Contoh kita ke mall, dia tadinya blg kenyang bgt males beli beli. Tp garagara gue, dia bahkan borong roti lebih banyak daripada gue wkakaka...
Selain keanehan diatas, masih banyak keanehan edan yg dia punya. Misalnya pada suatu siang dia ngeluh ke gue kalo sakit dr 2 hari. Sakit perut. Gue siang itu sbenernya ada job buat jaga booth aiesec di kampus lain, tapi demi temen gue yg udh kyk kesakitan, gue urung pergi. (Masut gue, krn masama anak rantau, gue ngertilah gmn kita hampir sebergantungnya sama tmen kan krn gada sodara.)
Dia minta anter ke rs. Tp gue nye ngasi dia opsi lain buat medical check up aja dlu. Krn sbenernya dia dlu udh pernah gue anter ke rs tp cuma dikasih obat warung. Kan mending medical check up skalian ngerti kondisi semuanya.  Toh entar malah enak kalo naudzubillah hasil nya buruk bisa jd rujukan gtu. Soalnya dia jg pernah blg udh lama bgt g medical check up. Dia jarang sakit tp ad riwayat sakit serius. Dan tibanya dia sakit tu kyk terus beneran drop gtu.
Dia galo antara langsung ke rs ato ikutin saran gue utk medicL check up baru ke rs. Gue terus ngeyakinin dia buat udh ikutin saran gue aja. Meskipun sih, keputusan ada di dia. Sebelom itu, gue nemenin dia sarapan dlu.
Dia makan soto siang itu dgn agak galau. Dia makan soto tanpa lauk pdhal biasanya dia semangat bgt buat makan. Dia semacam orang yang Mataram tetangga --> makan tanpa selera meskipun tetep tandas gada sisa. Smentara gue dgn teganya bukan nya beliin dia bakwan buat jadi lauk sotonya, malah sibuk ceramah subuh tentang pentingnya cek lab meskipun sekali. Gue sampe memperkuat argumen gue dgn search di google klinik ato rs yg cek lab nya oke dgn harga yuhu wkwk. Pokonya bahasa marketing, ngiklan dll gue bgt jagonya wkaakkakak. Maklum titisan piar (semohay)..
Dia matanya udh kyk menunjukan dia udh mulai kerasukan ngikutin gue gtu. Gue senyam senyum aja disebelah dia.
Akhirnya beres makan, gue tanya lagi.
Gue: "dud, kamu jadinya gimana kamu mau tetep ke rs dulu ato medical check up?"
Idud : "aku udah memutuskan pup...." dia sengaja menggantung kalimat dgn mata menerawang ke arah kuah soto orang disebelahnya.
Gue ga sabaran..
Idud: "aku ke apotek sebelah aja lah pup beli vitamin."
BUNUH ADEK BAANGG!!!! #*#((×&$*÷*(×&!!??!!
Dan geli gue g berhenti di satu org aja. Gue pernah nemuin beberapa spesies semacam idud ini. Contoh gue ada tmen kampus lumayan akrab namanya Resa. Dia sering bgt ngajak gue nemenin dia makan di kantin kampus. Suatu hari dia ngeluh lagi bokek. Tp laper. Pas dia ngliat menu di kantin, dia nanya ke ibuk kasir. Gue saksi hidupnye.
Resa: "buk, pecel ayam harganya berapa?"
Ibuk: "12 ribu mbak.."
Resa: "kalo pecer telor?"
Ibuk: 10 ribu mbak.."
Resa: "hmmm... aduh apa ya.."
Ibuk: "jadinya pesen apa mbak? " *si ibuk mulai ngelus dada
Resa: "yaudah deh buk saya pesen pecel tempe aja."
Si ibuk udh ngelus lehernya Resa mao dikurbanin jadi rawon @_@
Suer semenjak hari itu, tiap kita ke kantin dan resa mulai pesen menu, gue yg udh trauma bgt gegara malu milih duduk manis aja di meja. Purapura g kenal tu org siapa -_-
Ironisnya lg, tnyata adek gue sndiri demikian. Gue punya dedek bungsu yg masih kelas dua sd. Dia paling sayang sama gue krn gue hobi traktir dia. Suatu hari gue ajakin dia beli eskrim.
Gue: "dek ayo beli eskrim yo."
Adek: "wahh mau mau. Ak mau magnum ya mbak."
Gue: "boleh. Mau magnum apa dek?"
Adek: "aku pengen magnum yg infinity D."
Gue: "oke yok.." gue siap siap. Dia trnyata masih kyk mikir.
Adek: "eh sebenrar mbak. Ehmm tapi ak jg pengen magnum yg gold ak belum pernah ngerasain juga."
Gue: "yaudah satu satu dong belinya. Ini mau magnum mana dlu bsok lg beli magnum yg satu lagi."
Adek: "yaudah mbak.."
Gue: "loh jadinya mau beli yg mana dulu ini?" Adek gue diem lg mikir.
....
.........
.............
Setelah agak lama sbntar (ini serius nih dia mikir selama itu.)
Akhirnya adek gue berhasil mematahkan dugaan charles darwin ttg teori evolusinya dgn mengatakan..
"YAUDAH MBAK AKU BELI CORNETTO AJA!!"
BUNUH AJA HAYATIII BANGG. BUANG KE PECEREEN *backsound lagu nidji sumpah mati mengalun *sumpah mati suuumm..mpaaahh..suuumm..mpaaahhhh. sumpah mati sumpah mati.. sumpah mati... aaaaaaaku.."
Yop. Betul. Begitu banyak org aneh yg anehnya mereka tidak merasa aneh lalu lalang di kehidupan gue. Ga heran kan kenapa crayon isi 63 warna aja ngga cukup buat ngewarnai hidup gue?  -_-
Gue dugong. Salam tapeco (vitamin pecel cornetto) :V

Monday, 23 November 2015

Gue dan dewasa

Paling takut kalo ngomongin masalah dewasa. Gue dari kecil paling takut yg namanya nambah usia, i dont know why. Suatu saat gue nonton opera Bobo, gue lupa judulnya apa. (Iya dulu gue anak Bobo, temen bermain dan belajar gue -_-V ). Intinya di opera itu ada seorang kepompong yg takut bgt jadi dewasa krn yah.. orang dewasa banyak galaunya dll. Krn itu dia gamau jadi kupu kupu. Eh wait... kepompong? Weh bego, masut gue ada ulet yg takut dewasa makanya gamau jd kupu kupu.

Okelah itu yg diatas ga penting. Gue jg bingung gmn ngelantur. Intinya gue sama kyk aktor utamanya, gue takut jadi dewasa. Ulang taun bukan bkin gue seneng, gue sedih. Ngeri. Pas SD gue takut jadi SMP. SMP takut SMA dsb. Tau tau udah kuliah aja gue skrg. Anehnya, gue takut dewasa tp gue bakalan sedih kalo g naik kelas, kan capcay -_-

Jadi makin kesini ketakutan gue makin besar. Nanti apa lagi yg bakal gue hadapi? Ortu gue udh mulai pake kata kata "kamu udah dewasa. Putuskan sndiri.  Ambil apa yg menurutmu benar, tinggalkan yg meragukan." Gue entah kenapa sakit tiap denger itu. Gue merasa belom siap aja. Kata orang muka gue baby face, kelakuan gue? Yap, childish. Bukan lagi krn org blg "ah dia masih kecil maklumin aja.." tapi "ih kamu imut bgt ya kuliah tp masih kyk anak kecil." Perbedaan ini bkin gue sedih kadang. I wanna be like Peter Pan sometimes.. tinggal di neverand that i wont never grow old. Gue rindu masa kecil. Gue kadang kyk paranoia ngeliat satu persaru org yg dulu masih hampir seumuran satu persatu diambil orang. Tau tau udah jadi mamah aja. Ngeri gue bayangin lantas bentar lg kesempatan gue jadi unyu unyu gabisa lagi, justru gue yg akan ngelahirin dan nge-didik unyu unyu. Gue kadang suka mandang cermin, nanya apa yg sebenernya gue takutin kalo jadi dewaasa, sampai detik ini.

Lalu muncul lagi ketika gue mulai tertarik sama orang. Masa masa dimana gue lagi cabe cabenya. Ini perasaan dewasa bgt. Gue suka tepis itu kadang. But if we're talkin about love, its always complicated to explain.. always. Kenapa gue gabisa menghindar ato kenapa gue lari ketakutan, i dont know what exactly the answer. Gue cuma tau ini perasaan dimana gue mulai bertumbuh. And im afraid.

Harihari ini gue pake lebih useless. Cuma guling guling galau di kasur, toilet, dapur, kampus. Meskipun gue mencapai salah satu target gue, jadi AIESECer, tapi gue entah kenapa masih hening rasanya.

Gue masih inget gimana suatu hari gue stress berat entah kenapa. Yang jelas itu bukan krn org lain, melainkan diri gue sendiri. Gue sibuk salahin diri gue yg kenapa wasted so many times buat hal yg g berguna. Ngehilangin banyak chance dan anehnya, tenang tenang aja. Di sela nangis gue, gue tulis satu satu planning gue. Hari itu gue kyk org kesetanan. Maksa diri gue utk ngikuti apa yg ketulis di kertas hari itu. Dan kun fayakun, Allah menunjuk jarinya..

Dari sekian huruf. Satu persatu mulai jadi penunjuk gue. Dimulai dari gue diminta untuk ngebantuin project dosen gue. Dia neliti tentang konseling remaja. Project itu disupport byk pihak termasuk dikti, dikukuhkan jadi semi UKM di kampus, gue ditunjuk jadi wakil ketua. Ngga ngerti gmn perasaan gue. Cemas pasti ada, krn phobia terhadap apa yg bakal terjadi ketika lu dewasa selalu muncul ngehampiri gue.

Gue jg inget gmn mupeng nya gue buat jadi member AIESEC. Gue tegang bgt pas interview dan begitu lolos, cess.... lega lega dan lega yg ada di hati gue. Gue panitia winter fair-nya, perang batin mulai lagi. Gue merasa g byk kontribusi yg gue lakuin disitu. Gue se team 9 org, dan gue yg paling bego rasanya. Disitu gue sempet drop 2 minggu, ngelantur ga jelas. Saking parahnya, gue pernah class presentation ngejelasin fatal bgt. Untung itu grup, langsung pembicaraan diambil alih tmen se grup gue. Tapi anehnya, tmen tmen gue ngeliat gue kerja keras. Oh my... gue sampe ngakak krn tadinya gue udh tutup mata siap siap di kritik pas middle audit nya AIESEC. gelinya lagi, tibatiba vice president salah satu department disitu nawarin gue high role jd manager. Gue meringis, ini beneran kan? Gue kyknya baru kmren deh kesetanan nulis pengen lolos member AIESEC, just it. Gue ga muluk minta mau jadi itu ini, gue jadi staff, thats enough. Tau tau skrg...? Gue cuma geleng geleng kepala saking bingungnya.

Dan masih ada ada dan ada lagi huruf yg beterbangan di wajah gue. Belum apa apa bgt dibanding tmen tmen gue yg lain. Nuha yg skrg bisnis, coki yg ngelanglang buana jadi fotografer, mein exchange ke malay. Ato dnger tmen gue yg mskipun g dket, ya ttp aja tmen gue  such as Hafidz yg jadi koting di kampusnya, khalid yg katanya jd artis itb, jigong sama rahma yg anak STAN, azzam yg lagi nyalon jadi apadeh ketua BEM ato gmn gtu. Dan faiz.... sobat gue yg paaaling deket, dia lolos beasiswa malay nya.

Gue inget hari itu. Dia pagi pagi triak di wasap mecah layar hape gue -_- blg lolos scholarship nya. Gue ikutan heboh malah nangis. "Akhirnyaaa eluuu dapett jugaa moom..." triak gue dalem hati. Sohib gue bgt, yg paling deket, paling aneh tp telaten ngajari gue bahasa inggris, yg gue sering bgt bertengkar krn hal sepele sampe diem dieman tp gapernah lebih dr sehari, yg kadang bisa galak bgt ato malah jadi jahil bgt, tau tau udh terbang aja ke malay. Dengerin cerita dia gmn kuliah dsb.

Gue jadi inget dlu pas SMA, gue ngmong ke dia,

Gue:  "mom lu kalo nanti ke luar negri beneran, jgn lupain ane ya." Dia: "ane gabakal lah lupain lu. Lu kan gila bgt :p "
Gue: " dih jahat lu ngatain gila. Tp janji ya bener."
Dia: "iya ane janji."

Itu seinget gue sih obrolan 2-3 thn yg lalu wkwk. At last, dia beneran nepatin janji nya haha. Boro boro lupa, tiap hari ampe pengen banting hp gue liat notifnya nongol haha (canda mom =V )

Yap.. bisa jadi.. bisa jadi mereka mereka yg bkin gue terpecut buat lebih dan lebih. Especially tmen gue yg terakhir diatas. Krn dia yg ngerti kurus gendut nya badan gue dalam menjalani kehidupan # lah apa terus masutnya -_-

Cuma yah itu tadi, males gue segede badan gue. Gue kadang bisa kyk org gila dgn belajar sampe pagi ato nggak belajar sama sekali. Tp jujir bgt gue gapernah namanya nggak makan sama sekali :V nggabisa dipungkiri gue seakan terlahir dgn talenta tidur dan makan. Alergi belajar padahal demen bgt sama cowo pinter (buat perbaikan keturunan). Dan hal hal yg terus mengusik, takut buat dewasa, takut ngeliat beban dan tanggung jawab. Itu buruknya gue. Buruk bgt mgkin malah. Gue pernah saking takutnya ngeliat dunia, gue protes ke ortu. Minta di les in ini itu, gue memaksa otak dan diri gue utk ngejar target yg gue mau. Gue stress dan panik masa itu. Tapi babe gue dgn calm ngomong

"tempatkan dirimu seakan kamu tidak mempunyai apa apa tapi kamu tahu kamu harus berjuang. Orang pinter dan kaya, itu wajar. Tapi orang pintar meskipun keadaan nya sulit, itu baru luar biasa."

Disitu gue diem. Babe gue jarang ngomong, atopun ngomong keras bgt biasanya. Tapi gue serasa kyk digampar keras bgt. Iya bener itu. Gue baru sadar kalo ternyata fasilitas bikin gue terlena. Itu adalah hari terakhir dimana gue ngga lagi minta diceburin ke kolam surgawi haha. Sebaliknya gue beli pelampung, ngebiarin diri gue separuh ngambang di surgawi tapi pelan pelan mulai belajar ngehirup dunia luar, dunia yg sebenernya. Sebelom gue bener bener harus naik keluar dari  kolam utk hidup di dunia yg sebenernya. Get it?

Okay well ini kebiasaan gue bgt utk g pinter closing cerita. Iye gue ngertiii gue hobi ngegantungin cerita, cuma bener gue kaku masalah ginian. Asal gue ngga ngegantungin cinta lu aja kan gadosa #apasih -_-

Okelah ngomongin masalah ngegantung. Nambahin aja biar jd closing..

Gantungin harapan lo setinggi sajadah lo. Kenapa? Biar lo bisa baca setiap hari ala yg elu gantung setiap kali elu berdoa. Gosah lu gantung ampe langit. Kejauhan. Belom tentu elu ada duit buat nyewa roket NASA. Tapi biarij Allah yg satu persatu ngambil to di list kita yg udh digantung di sajadah.  Harapan akan terbang ke langit seiring dengan kun fayakun Tuhan. Kelak disitu elu bakal bangga karena ukiran kertas kita di langit adalah pencapaian yang sudah kita tepaki. Kan lumayan tuh org lain bisa ikutan baca, kalo elu udh gantungin di langit duluan pas masi rencana, ngga kesampaian, kan malu :p

Yok gue dugong. Salam gantungan :V

Sunday, 8 November 2015

Bulanhujan penuhkejutan

Gue barusan nemuin hape lama gue yg udah ilang setaun. Tibatiba aja ketemu. Gue buka, dan semua isinya aroma galau wkwk =D

Entah deh ya, gue cuma ngerasa dulu kok kyknya complicated bgt idup gue. Kalo dipakein rumus fisika udah ga mempan saking ruwetnya. Cuma yg gue bersyukur sih, gue berhasil nglewati fase pencarian jati diri gue dgn baik #tsahhhh..ngeri.

Yah masut gue baik bukan terus perfect sih. Masih banyak yg harus ditambal sana sini.. setidaknya gue dulu kaga yg makan beling panas ato makan mie ayam herbal lewat hidung. Tenang aja gue masih normal kok, liat cowo cakep langsung jaid bego (itukan normal) -_-. No no.. sebenernya ada nyesel jg sih. nyesel kemana aja umur gue dibuang kok kyknya gue gada mahakarya yg topcer dan bisa gue banggain gitu. Apalagi gue skrg makin tua makin ga ngerti gue harus gimana menghadapi penuaan ini. #tanya pada pond's.

But afterall gue ttp bersyukur lah dgn apa yg gue lewati dan skrg yg gue miliki. Ngliat nelangsanya kata kata gue di diary hp. Serasa gue balik ke masa lalu dimana gue kyk lonely bgt. Org di luar ngeliat gue ceria dll, tp dalem hati, gue mah cuma roti keju yg atasnya dikasih topping toblerone. Masutnya? Gue jg gatau :V

Sekarang gue punya tempat yg bisa gue andalkan utk jd diary kedua gue. Diary hidup. Only one. Yg gue berharapnya sih, ttp bakal jd diary gue sampe gue ga sanggup lagi nulis (alias mati guenya hehe).

Ngobrol masalalu lagi... yah gue jadi speechless juga sih dgn tulisan gue yg begitu ajaib. Ahh gue beneran pernah mengalami hal hal itu? Wow dsb.

Yup inilah salah satu benefit yg gue dpet krn terbiasa nulis diary wahahah.. gue jd inget apa yg gue lupa. Seharusnya semua buku kuliah gue gue bkin diary ya biar diinget -_-

Anyway mgkin cuma sgini dulu sih yg mau gue tulis. Gue merasa malem ini sepi gue jg gabisa tidur krn suatu problem. Cuma gue pegel juga kalo ngetik -_-

Thursday, 25 September 2014

Longaimnosi

Heloo helooo semuaaaahhh!! Longtaimnosi beybeehh... hahahaha..

Anyway makasi buat para felaw yg masi setia nangkring nge folo gue. Tadinya gue berpikir kalo gue ini g eksis eksis, entah bagaimana karir dan para fans gue. Hahay =D tapi krn gue punya pegangan hidup "tiada artis yang tak retak" maka gue putuskan buat kambek ke dunia gilaa yang telah lamaaaaa sekali gue tinggalkan. Sampe sampe berdebu usang dan tiada dayahh...

Oke anggaplah gue menghilang lama dan nyaris setaun tiada kabar adalah karena gue dalam masa rehabilitas kegilaan. Dikaruniai usia tambah tua (jeengjeeeng gue baru lahir lagi kemaren!), gue dikasih kado rasa malu yang mendekati batas kewajaran manusia (lah gue orang? Bukan nya gue duyung hidup?). Yah apapun ya, gue kambek disini sudahlah cukup penting kan bagi elu semua? Wkwkwkwkk.. (tolooong!!! Pasien rehabilitasi nya kabur disini!!)

Sebenernya tentu ada berbagai alasan lah kenapa gue menghilang. Jadi krn beberapa belakangan ini gue jauh dari hariban rumah dan segala modemnya, gue terpaksa harus vakum dari dunia kedugongan, ya tentunya dari segi tulisan aja. Kedugongan aspek lain tetap bertebaran di manapun tempat yang gue singgahi hahahahgh.. naah terus knp skrg gue bisa kambek? Selain faktor mental yang gue jelasin tadi (sekarang kan faktor technology yah), gue sekarang bisa nge blog lagi dengan layar hape gue yg udah membesar (jadi lu pamer gong? Iya hape gue balu!) jadi kalo dulu hape gue masi unyu yang kalo dicubitin masih suka nangis, skrg hape gue udh dewasa dan lebih memahami psikologis gue sebage remaja galo hahahah...

So now im back to show all of you the most craziest blog in the dugongworld!!!
#yaiyalah bego, makhluk duyung yang sinting emang cuma lo!

Oke jadi di awal peng-halo-an gue ini, gue g akan banyak berbicara dulu demi imej gue yg sudah mulai normal. Gue cuma ngasi sinyal bahwa gue sudah kembali dan siap mengisi hidup anda ke dalam pusaran gila lagi. Gue jg mungkin akan sedikit minim nge post masalah cinta (mengingat masa lama gue yg harus kerepotan sana sini buat klarifikasi itu cuma tulisan aja), dan lagi status gue masih lah jomblo yang slalu semangat tiap ada yang mau traktirin, keterpa gosip sana sini sampe terakhir gue diberitakan deket sama anak bungsu Bang Anwar (siapaaaaa pula Bang Anwar?). Jadi dengan status kejombloan yang begitu lama, belakangan gue kepikiran apakah gue itu.....? -_-

Gue hanya akan lebih nulis masalah keseharian gue dibumbui dgn gila joking ga mutu jayus di sana sini. Intinya gue bikin tulisan gue babak belur deh sama joking garing. Ya mungkin entar entar gue akan tetep nulis hal hal beraroma galau makan hati haha.. secaraaa.... gue udah gede mameeens.. dewasa tanpa cinta oohh sungguh meranaaa~~~~

Tapi gue bahagia bgt bisa comeback disini. Beneran mengingatkan gue ttg masalalu yang begitu berwarna pastel deh. Ngakak juga baca my older post yg gue selalu bergumam, "yampun kok gue nulis ini sih? Eh emang gue pernah begini ya? dll". Sangat menyenangkan kalo gue tetep ngisi jurnal gue dgn berbagai kegilaan dalam setiap detik hidup gue dan biar entar ini blog gue serahterimakan kepada anak gue kelak. Tentunya yg memenuhi standar gila gue hahahahahah..

Yang jelas blog ini g akan usang berdebu bertikus berkecoa dan ber-segala macem lainnya. #udah siap siap bawa pel ember cairan pembersih lantai nih.

Sebelum gue tutup, satu yg mau gue kabari, skrg gue semangat langsing!! (Lah dari dulu bukannya udah?) Okee okee tenang dulu aah galoo lu semuaah! Gue emang udah semangat langsing dr jaman gue masi merangkak tapi ini gue udh dibilang langsingan yahahahah.. baju baju gue lama atau yg dulu sempet dibeliin tp ga cukup skrg pada muat yaayyyy!! Dan inspirasi gue adl gara" ibu gue mengultimatum bahwa kalo gue ga juga langsing, wedding dress gue bakal dibikin jelek bgt krn badan gue yg bulat sekali. Aaaaaaaa!!!! 0o0 0o0 0o0 padahal impian gue tuh pake dress yang menjuntai princesss.. oke mulai dr itu mata gue ber api api (nyalain korek api di depan mata #dont try this on your own eyes. Try this at your friends bahahahagh). gue semangat bakal langsing! Pake baju princess! Bikin suami gue frozen!♡□♡ ♡□♡ ♡□♡ ♡□♡ ♡□♡ ♡♡□♡ ~syalalalaaa~

Yaudah itu dulu kabar terbaru gue. Ini gue barusan slese senam joget joget ga jelas yang penting getar sana sini. Makasih udah memaksa diri utk tetep baca blog sinting tapi penting ini.

Gue dugong, lafyu ♥ <-- emot ginian kalo di hape lama gada tuh.

#Tsaah bego, udah dih pamer hapenya!!!

Hahahaghh oke okee babaaayyy :'*

 
Catatan Lebay Seorang Dugong Blogger Template by Ipietoon Blogger Template